Kediri/lirboyo.com
- Merebaknya kasus demam berdarah dikalangan santri pondok pesantren Lirboyo,
membuat prihatin banyak kalangan, utamanya para masyayikh, sehingga para
masyayikh menginstuksikan para pengurus, agar melakukan tindakan pencegahan. Akhirnya,
sebagai upaya untuk mencegah tumbuh kembangnya jentik yang di telurkan oleh nyamuk
jenis Aidys Agyepty ini, pengurus pondok pesantren Lirboyo dengan di
dukung oleh Kantor Dinas Kesehatan Kota Kediri, melaksanakan Fogging
(penyemprotan sarang nyamuk) di lingkungan pondok pesantren Lirboyo
(senin/25/01).
Agar maksimal sebanyak 4 unit mesin fogging dilibatkan
dalam kegiatan ini, sebagaimana keterangan yang di himpun oleh kru lirboyo.com
kepada salah satu pengurus pondok pesantren Lirboyo “dalam fogging ini, selain kita menghadirkan
4 unit mesin fogging, kita juga di bantu oleh 6 orang tenaga dari kantor Dinas
Kesehatan Kota Kediri, dan juga enam
orang personel dari pondok pesantren Lirboyo,” ungkap ust. Fathurahman, salah
seorang anggota seksi Kesehatan PP. Lirboyo, disela-sela pelaksanaan fogging.
Luasnya areal pondok pesantren Lirboyo, membuat petugas
fogging harus bekerja keras untuk melakukan penyemprotan secara merata, karena
selain bentuk bangunan yang beragam dan areal yang luas membuat penyemprotan
membutuhkan waktu yang cukup, dari pantauan kru lirboyo.com dilapangan,
aktifitas fogging dimulai pukul 07.00 wib dan berakhir pada pukul 17.00 Wib
atau membutuhkan waktu sekitar 10 jam untuk dapat melakukan fogging di seluruh
kawasan pondok induk dan pondok unit. Wajah-wajah lelah nampak menghiasi para
petugas dan pengurus karena seharian mem-fogging seharian. Arif
Foto : Nabil Haroen