|   HOME  |   PROFILE PONDOK>>   |   BERITA  |   ARTIKEL  |   AGENDA  |   BAHTSUL MASAIL  |   BUKU TAMU  |   GALERY
Untitled Document

Pahala dan Dosa Saling Gencet di Internet

Walaupun begitu, kita sebagai muslim yang taat harus sadar 
bahwa kemajuan apa pun yang telah dicapai di bidang 
teknologi jangan sampai melalaikan diri kita dalam 
beribadah kepada Allah. Kita harus tetap 
mempertimbangkan baik buruknya perbuatan yang telah 
atau akan kita lakukan dengan internet itu. Sebab, 
teknologi itu sifatnya netral. Bisa digunakan untuk 
kebaikan. Tapi, dapat pula dipakai untuk kejahatan. 
Misalnya, ahli energi nuklir sudah mampu mengembangkan
pemanfaatan nuklir untuk pembangkit tenaga listrik, 
energi panas, dan sebagainya. Namun, ada pula yang 
menggunakan kemajuan pernukliran itu dengan 
menyalahgunakannya untuk membuat senjata pemusnah 
massal dalam bentuk senjata nuklir.
Demikian juga internet. Kita bisa memanfaatkannya 
untuk media dakwah secara tertulis maupun dalam 
bentuk video dan audio. Kita dapat mengirimkan 
karya tulis ke berbagai media massa di seluruh 
penjuru dunia dengan layanan e-mail. Gratis pula! 
Naskah kita pun bisa sampai ke komputer redaksi 
media massa yang nun jauh di sana hanya dalam 
hitungan detik. Kita pun bisa menjalin hubungan 
internasional dengan orang-orang di mancanegara. 
Kita bisa memperoleh informasi terbaru dari berbagai 
belahan dunia dari situs-situs yang menyediakan berita. 
Kita bisa pula menggali ilmu pengetahuan dan penemua di 
bidang iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi), kesehatan,
dan lain-lain. Masih banyak lagi nikmat internet yang bisa 
kita reguk pada setiap saat dan kapan pun kita mau.
Itulah anugerah Allah yang Maha Pemurah kepada umat
manusia dalam bentuk internet. Alhamdulillaah!
Di sisi lain, internet juga menyimpan bongkahan 
keburukan. Karena sifatnya yang tanpa batas, 
internet bisa dijadikan ajang obral informasi mesum
dan gambar-gambar porno. Bisa juga untuk 
menyebarluaskan berbagai modus operandi kejahatan.
Misalnya, panduan cara meracik dan membuat bom, 
membobol bank dan kartu kredit, dan sebagainya. 
Subhaanallaah!
Jadi, pada akhirnya, baik buruknya pemakaian internet
tergantung pada niat pemakainya. Di internet, tidak ada
pilih kasih antara yang baik dan yang buruk. Tidak ada 
seleksi mana yang berpahala dan yang menimbulkan dosa. 
Tak ada filter mana yang haq (benar) dan yang baathil 
(buruk). Mau yang baik, ada. Ingin yang buruk, juga 
tersedia. Baik dan buruk saling mendesakkan satu sama 
lain. Pendek kata, pahala dan dosa keadaannya saling 
gencet di internet.
Nah, sebagai orang yang menganut agama Islam dan 
memegang teguh tali Allah, kita harus selalu ingat 
firman Allah s.w.t. dalam Al Quran, surat Az Zalzalah,
ayat 7 dan 8. Di situ, Allah berfirman, “Barangsiapa 
yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya
dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang 
mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, dia akan 
melihat (balasan)nya pula.” Artinya, apa pun yang kita
lakukan, pasti kita akan memperoleh balasannya. Maka, 
kalau kita mempergunakan internet dengan niat baik dan 
kita laksanakan dengan baik pula, pasti Allah akan 
menganugerahinya pahala. Sebaliknya, jika menyalahgunakan
internet untuk kemunkaran, maka pasti pula Dia akan 
menghukum kita dengan beban dosa. Pahala dan dosa kita 
berinternet akan ditimbang-Nya dengan sangat adil walaupun
 seberat dzarrah atau atom sekali pun!
Biar pun pahala dan dosa saling gencet di internet, 
Allah harus tetap di hati kita dengan lengket. Kita harus
tetap mempergunakan parameter yang Allah tetapkan dalam 
menentukan baik buruknya dalam berinternet. Patokan dasarnya
sudah ada, yaitu kita harus berniat untuk berbuat 
baik dalam berinternet serta melaksanakan niat baik
itu selama berselancar dalam internet. Kita memang 
dituntut lincah berbelok, bahkan menikung tajam, 
tatkala bersurfing di internet. Itulah gunanya hati
kita lengket dengan Allah yang merupakan kendali 
terbaik dalam menuntun diri kita selama berinternet.
Jadi, kesimpulan akhirnya, kalau bisa memetik pahala
 berlimpah dengan mudah, buat apa bersusah payah 
menuai dosa dari internet?
Pengirim : Saiful Ashad*
Tanggal : 18.05.2008, 06:32

Artikel Lain
 

 

 

Go top

 

|   HOME  |   PROFILE PONDOK>>   |   BERITA  |   ARTIKEL  |   AGENDA  |   BAHTSUL MASAIL  |   BUKU TAMU  |   GALERY
 

Pondok Pesantren Lirboyo All right reserved ©2008 , E-mail : admin@lirboyo.com
PO. Box 162 Kota Kediri 64101 Jawa Timur Telp. (0354) 773608 Fax. 775845